7 Sep 2012
kisah lucu pengemis
Kisah Lucu Para Peminta Sedekahkisa
Kisah Pertama
Seorang peminta sedekah dating ke sebuah rumah, lalu berseru, “Wahai tuan yang empunya rumah…”
Belum sempat dia meneruskan perkataannya, tuan rumah telah bangun meninggalkannya sambil berkata, “Semoga Allah melapangkan engkau.”
Wahai tuan rumah! Alangkah baiknya kalau engkau mendengarkan apa yang akan kukatakan terlebih dahulu. Barangkali aku dating untuk menjemputmu ke pesta pernikahan.” Kata si peminta sedekah
Kisah Kedua
Diceritakan pula bahwa seorang peminta sedekah berdiri di hadapan pintu sebuah rumah karena karena mengharapkan sesuatu.
“Semoga Allah melapangkan engkau, kami tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada engkau.” Kata tuan rumah.
“Sisa-sisa makanan pun jadi.” kata pengemis
“Kami tidak punya.: kata tuan rumah
”Sedikit gandum atau gandum murahan pun tidak mengapa Tuan.”
”Kami tidak punya.”
”Secawan susu atau minyak zaitun juga boleh.” kata si pengemis.
”Kami tidak punya.”
”Kalau begitu, berilah saya sedikit air dingin saja.”
”Kami tidak punya apa-apa.”
“Kalau begitu, apa yang engkau lakukan di dalam rumah ini? Pergilah keluar mengemis. Kalian lebih patut menjadi peminta sedekah daripada saya,” kata si pengemis sambil pergi.
Kisah Ketiga
Syaikh Syihabuddin menceritakan pula bahwa seorang pengemis telah berseru di hadapan sebuah rumah, “Tuan, kami lapar, berilah sesuap makanan.”
“Engkau berbohong.” kata tuan rumah.
”Betul Tuan. Kalau tidak percaya, Tuan boleh coba dengan menyumbangkan dua kati roti dan dua kati daging. Niscaya semuanya akan habis sebagai tanda bahwa kami betul-betul lapar.” kata si pengemis.
Label:
CANDA NABI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar